Jumat, 13 November 2009

PERENCANAAN STRATEGI DAN PROSES MARKETING


I.            PERANCANAAN  STRATEGIK
Setiap usaha untuk melihat jauh kedepan, melalui pengembangan strategi usaha jangka panjang, dalam rangka mengantisipasi perubahan-perubahan di masa mendatang. Ini disebut perencanaan strategis
Banyak perusahaan beroperasi tanpa rencana formal, biasanya ini dialami oleh perusahaan yang baru berdiri dan mengakibatkan Manager sibuk dengan berbagai kegiatan dimana ia lupa memikirkan perencanaan jangka panjang yang strategis. Begitu penting nya perencanaan sehingga ini biasa dianggap tahapan keberhasilan yang akan dicapai.
Perusahaan yang baik biasanya menyiapkan (1) Rencana Tahunan, (2) Rencana Jangka Panjang, (3) Rencana Strategik.

Jika rencana tahunan dan jangka panjang berkaitan dengan bisnis masa kini dan cara menjaganya agat tetap berjalan , maka rencana strategic berkaitan dengan kegiatam usaha untuk beradaptasi agar dapat memanfaatkan peluang lingkungan yang selalu berubah.
Maka Perencanaann Strategik ; sebagai proses untuk mengembangkan dan memelihara strategi yang cocok antara sasaran dan kemampuan organisasi  dan peluang pemasaran yang berubah-ubah.

Perencanaan strategic menentukan tahapan perencanaan lain dalam perusahaan. Perencanaan strategic tergantung pada pendifinisian misi perusahaan yang jelas, penetapan tujuan yang menunjang, perencanaan portofolio.
Pada tingkat korporasi, pada awalnya perusahaan menetapkan maksud dan misi secara keseluruhan, misi itu kemudian diuraikan menjadi tujuan pendukung terinci yang membimbing perusahaan secara keseluruhan. Kemudian kantor pusat memutuskan portofolio bisnis dan produk apa yang terbaik utuk perusahaan itu, serta seberapa banyak dukungan yang diperlukan di tiap tiap unit binis,  dan selanjutnya unit unit bisnis harus mengembangkan rencana pemasaran terinci juga departemen lain untuk mengembangkan rencana perusahaan 



 
a.      Mendifinisikan Bisnis dan Misi Perusahaan


Suatu orgaonisasi ada untuk mencapai sesuatu. Pada awalnya perusahaan memiliki misi yang jelas, tapi dengan berjalannya waktumisis kadang menjadi semakin tidak jelas seiring dnegan pertumbuhan perusahaan





Pada saat perusahaan mulai terombnang ambing, perusahaan harus mencari kembali apa yang menjadi tujuannya. Saatnya untuk menanyakan:


·         Apa bisnis kita?


·         Siapakah pelanggan kita?


·         Apakah yang dianggap bernilai oleh konsumen?


·         Bgaiamanakah biosnis kita seharusnya?


Pertanyaan bermagna tersebuit diatas ini hal tersulit yang harus di jawab perusahaan. Perusahaan yang sukses terus menerus, mengembangkan pertanyaan itu dan menjawabnya dengan hati hati dan menyeluruh.





Pernyataan misi adalah merupakan pernyataan mengenai tujuan perusahaan. Pernyataan misi yang jelas berperan sebagai “ invisible hand:” yang memandu orang orang didalamnya





Pada cara tradisional, perusahaan mendifinisikan bisnis mereka dalam terminology produk(kami membuat furniture: atau dalam terminology teknologi ( kami merupakan perusahaan prose Kimia) namun pernyataan misi harus berorientasi pada pasar (market oriented). Produk dan teknologi suatu saat dapat menjadi usang, namun kebutuhan dasar pasarmungkin akan lestari selamanya. Pernyataan misi yang berorientasi pada pasar mendifinisikan bisinis dalam terminology pemuasan kebutuhan dasar pelanggan.


Misalnya


·         AT&T Merupakan Bisnis komunikasi bukan bisnis Telpon


·         3M bukan hanya menghasilkan produk lem, perlengkapan ilmiah dan produk kesehatan, namun 3M memberlakukan inovasi untuk memecachkan masalah manusia





Hindari misi yang terlalu sempit, ataupun terlalu lebar atau terlalu berlebihan, Misi haruslah realistic, Specifik dan harus cocok dengan lingkungan pasar





Pada akhirnya Misi haruslah mampu membangkitkan motivasi. Misi perusahaan janganlah dinyatakan sebagai melakukan penjualan atau meraih laba.





b.     Menetapkan Tujuan dan Sasaran Perusahaan


Misi perusahaan perlu di jabarkan kedalam tujuan pendukung yang terperinci untuk tiap tiap tingkatan manajemen. Tiap tiap manager harus mempunyai tujuan dan bertanggung jawab untuk mencapainya,





Contoh : Mosanto menjalankan beberapa bisnis termasuk diantaranya produk pertanian, farmasi dan makanan. Perusahaan itu mendifinisikan misinya sebagai perusahaan yang membantu penyediaan pangan bagi penduduk dunia yang jumlahnya makin membesar, namun disisi lain tetap mempertahankan lingkungan . misi itu menghasilkan hirarki tujuan yang meliputi tujuan bisnis dan tujuan pemasaran.. Tujuan Mosanto secara keseluruhan adalah menciptakan produk yang lebih bersahabat terhadap lingkungan dan memasarkan dalam waktu dekat dengan harga yang  murah. Sebagai bagian dari perusahan itu, tujuan dari divisi pertanian adalah meningkatkan produktivitas pertanian dan mengurangi polusi kimia dengan meneliti dan mengembangkan bibit baru yang lebih tahan terhadap serangan serangga ataupun penyakit sehingga mampu menghasilkan lebih banyak produksi tanpa perlu menyemprotkan zaat kimia tertentu. Namun riset membutuhkan dana yang besar sementara laba perlu terus di tingkatkan. Maka meningkatkan laba menjadi tujuan utama disamping tujuan yang lainnya dalam bisnis.


Laba dapat diperoleh dengan meningkatkan penjualan atau menurunkan biaya. Penjualan dapat ditingkatkan dengan meperbaiki pangsa pasar, baik pasar domestic maupaun internasional, tujuan itu akan menjadi tujuan pemasaran saat ini.





Strategi pemasaran haru dikembangkan untuk mendukung tujuan pemasaran tersebut






Tidak ada komentar: